Home | Looking for something? Sign In | New here? Sign Up | Log out

Cari Blog Ini

Kamis, 27 Mei 2010

Ekstrak Daun Bambu Sehatkan Jantung

Kamis, 27 Mei 2010
0 komentar
Masih banyak orang yang belum tahu, daun bambu termasuk herba potensial. Kandungan flavonoidnya cukup tinggi. Di Cina, ekstrak daun ini dimanfaatkan untuk melindungi jantung.

Selama ini, bagian tanaman bambu yang disering dimanfaatkan adalah batangnya. Daun dan bagian lainnya cuma jadi limbah. Berbeda dengan yang berlaku di Cina. Di Negeri Tirai Bambu, daun bambu justru memiliki sejarah pengobatan dan pangan yang panjang.

Manfaat daun bambu pertama kali diungkap dalam kitab Ming Yi Bie Lu (Catatan Dokter Ternama), yakni untuk meluruhkan dahak serta meredakan batuk dan susah napas. Khasiat lain di antaranya adalah menetralkan racun dalam tubuh.

Kamus Besar Herbal Cina juga menuliskan bahwa daun bambu berfungsi mengeluarkan panas, ampuh mengembalikan cairan, dan bersifat diuretik (melancarkan air seni). Tahun 1998, daun bambu dikategorikan oleh Badan Kesehatan Cina dalam daftar herbal alami untuk obat dan pangan.

Sejuk dan Harum
Jenis tanaman bernama Latin Phyllostachys nigra ini tumbuh di daerah Sungai Yangtze, tepatnya di Cina bagian selatan. Pakar kedokteran Cina kuno mendeskripsikan fungsi obat dan pangan daun bambu dalam kitab Yao Pin Hua Yi atau kitab penggalian arti herbal-herbal, yakni bersifat sejuk, harum, dapat masuk ke meridian jantung, rasanya pahit dan sejuk, chi-nya juga sejuk.

Penelitian menunjukkan, daun bambu mengandung banyak zat aktif, yakni flavonoid, polisakarida, klorofil, asam amino, vitamin, mikroelemen, dan sebagainya, sehingga baik untuk menurunkan lemak darah dan kolesterol. Juga bisa menurunkan oksidasi antioksidan atau radikal bebas, sebagai bahan antipenuaan, serta mampu menjaga stamina dan mencegah penyakit kardiovaskular.

Muliadi Lim OMD-oriental medical doctor dari Shanghai TC University mengungkapkan, kandungan flavonoid daun bambu memiliki efek positif pada kemoterapi terhadap sumsum tulang dan imunitas tubuh, bisa memperbaiki aliran mikrovaskular bagi penderita jantung, fungsi trombosit, dan peredaran darah di otot jantung.

Mirip Hemoglobin
Pakar kesehatan dari Jepang meyakini susunan flavonoid daun bambu mirip susunan hemoglobin. Karena itu, daun bambu bisa langsung disuntikkan ke dalam vena dan dapat meningkatkan efisiensinya.

Flavonoid daun bambu juga aman, tak beracun. Uniknya, flavonoid daun bambu merupakan sumber daya domestik flavonoid pertama yang ditemukan di negeri Cina dan telah dipatenkan secara resmi.

Badan Kesehatan di Provinsi Zhe Jiang-Cina, melalui tes toksiologi, melakukan uji oral ekstrak daun bambu pada tikus dengan dosis LD50, yang lebih besar dari 10g/kg berat badan tikus. Hasilnya daun bambu bebas racun.

Benarkah kandungan flavonoid daun bambu mampu menyehatkan jantung? Sebuah penelitian secara khusus dilakukan guna mengungkapkan manfaat flavonoid daun bambu terhadap pembuluh darah dan aliran darah pembuluh koroner.
Variasi penelitian dengan dosis tinggi, menengah, dan rendah, flavonoid daun bambu terbukti dapat memperlancar aliran darah koroner dari jantung Cavia cobaya (sejenis tikus) yang terpisah dengan badannya. Perhitungan terhadap grup dan masing-masing anggota grup mempunyai perbedaan yang signifikan, bertambah seiring dengan besarnya dosis.

Dosis tinggi, menengah, dan rendah flavonoid daun bambu dapat menambah daya kontraksi otot jantung dan perhitungan terhadap grup juga mempunyai perbedaan yang jelas. Efek dari grup dosis kecil (2,5 mg/ml) menerangkan hasil positif bagi fungsi fisiologi normal arteri koroner dan berpotensi mencegah terjadinya gangguan jantung.

Sejak tahun 1998, ahli di Cina telah banyak melakukan penelitian terhadap fungsi flavonoid daun bambu untuk menghambat oksidasi lemak. Contohnya, campuran segelas minuman cokelat dengan 1 persen ekstrak daun bambu secara signifikan meningkatkan antiradikal bebas sekaligus melindungi aktivitas vitamin A dan E.

Di pasar dalam negeri produk ekstrak daun bambu relatif belum banyak. Biasanya dalam bentuk tablet maupun sejenis makanan ringan yang dapat dikonsumsi, layaknya jajanan. Karena dalam bentuk ekstrak, tentu diperlukan sikap hati-hati dalam mengonsumsinya. Cara terbaik untuk mengurangi risiko, perhatikan legalitas produk seperti ada tidaknya sertifikasi dari Badan POM.

Manfaat Bambu dari Zaman ke Zaman
Berbagai kitab herbal, kitab obat klasik, dan farmakop Cina mencatat khasiat bambu dalam menyembuhkan penyakit. Di antaranya:
- Bie Lu. Daun bambu bersifat dingin, tidak beracun, untuk mengobati rasa panas di dada dan batuk.
- Sheng Hui Fang. Bubur daun bambu bisa menyembuhkan jantung panas pada anak kecil atau tidak sadarkan diri. Ramuannya: daun bambu 60 g, beras secukupnya, dan 15 g yin chen (wormwood/Artemisiae scopariae) dibuat bubur.
- Kitab Terapi Herbal. Daun bambu mampu menyembuhkan batuk, haus, dahak, radang tenggorokan, dan menghilangkan rasa panas.
- Ben Cao Qiu Zhen. Daun bambu bisa menyegarkan hati, menghangatkan limpa, menghilangkan riak dan dahaga, angin jahat, batuk, sesak, muntah darah, stroke ringan, dan lain lain.
- Yao Pin Hua Yi. Kitab yang dikenal sebagai Kitab Definisi Obat ini mencatat, daun bambu menyegarkan, agak pahit, mampu menetralkan semua chi dingin dan panas.
- Jing Yue (Kitab Herbal Klasik). Daun bambu, dengan aromanya yang ringan, bisa menetralkan rasa panas, terutama chi di jantung. Merupakan obat yang baik, terutama untuk mengobati dahaga karena hari panas, membersihkan sputum/riak di dada, meredakan rasa dingin dan lemah, batuk, dan asma. Hanya daun bambu yang bisa memasuki kandung empedu dan membawa chi netral ke dalam paru-paru untuk mengeluarkan panas.
- Ben Jing Feng Yuan. Dalam Kitab Herbal Klasik Shennong ini tertulis daun bambu menyembuhkan salah urat, luka, dan membunuh parasit.
- Kamus Besar Obat Cina. Daun bambu meredakan rasa cemas dan panas, serta melancarkan buang air kecil

read more

Kamis, 20 Mei 2010

Kamis, 20 Mei 2010
0 komentar
Silahkan mendownload gratis!

1. Untuk mendownload yahoo messenger klik disini
Download

2. Untuk Mendownload free adobe rader 9 klik disini
Download

3. Untuk Mendownload free media player 123 klik disini
Download

4.Untuk mendownload free AVG anti virus 7
Download

read more

Selasa, 18 Mei 2010

Bocah usia 9 tahun bekerja untuk Microsoft

Selasa, 18 Mei 2010
0 komentar
Tidak akan ada yang menyangka kalau di sebuah sekolah negeri yang tidak terkenal di Macedonia bersekolah seorang anak umur 9 tahun yang bekerja sebagai teknisi software perusahaan Microsoft.

Marco Calasan adalah teknisi sistem Microsoft termuda di dunia. Dia memegang empat sertifikat software keluaran Microsoft dan telah menulis buku setebal 312 halaman tentang Microsoft Windows 7.

Marco juga mampu berbicara dalam tiga bahasa berbeda dan sedang dalam proses mempelajari bahasa ke empat. Kemampuan Marco di bidang komputer bahkan membuat gurunya harus belajar darinya.

Dia bahkan telah merancang sistem data jaringannya sendiri yang dinamakan IPTV. Akhir Bulan Mei ini pemerintah Macedonia sudah menjadwalkan Marco untuk memberikan presentasi akan sistemnya tersebut di Montenegro. (psc)

read more

Ayam Madu Tepung Asam Manis

0 komentar
Bahan:

500 gr daging ayam, potong 10 bagian
1 btr telur, kocok
250 gr tepung terigu
1 sdt garam
1 sdt lada bubuk
100 ml madu

Bahan Saus:

4 siung bawang putih, cincang
1 bh bawang bombai, iris halus
75 ml saus tomat
½ sdt lada bubuk
1 sdt gula pasir
75 ml kaldu ayam
1 sdm margarin, untuk menumis
½ sdm tepung maizena, larutkan dengan sedikit air

Cara Membuat:

1. Aduk tepung terigu, madu, garam dan lada.
2. Celup ayam ke dalam telur, gulingkan dicampuran tepung terigu hingga rata.
3. Goreng ayam sampai matang, angkat, tiriskan.
4. Buat saus, tumis bawang putih dan bawang bombai sampai harum. Bumbui saus tomat, lada, gula dan kaldu, didihkan. Masukkan larutan tepung maizena.
5.Masukkan ayam goreng madu, aduk lalu angkat dan sajikan.

read more

Udon Tempura (Jepang)

0 komentar
Foto: Fadoli Barbathully

Bahan:

300 gr udon kuning, rebus hingga lunak, tiriskan
1 lt air
2 siung bawang putih memarkan
1 sdt jahe parut
1 sdt dashi
150 ml dark soya sauce
120 ml mirin
½ sdt lada
minyak untuk menggoreng

Tempura:

300 gr udang ukuran sedang, sisakan ekornya, belah punggungnya
150 gr bawang bombai, iris bulat
150 gr terung ungu, potong 2, iris tipis membujur 1 cm
100 gr daun bayam jepang

Adonan:

150 gr tepung terigu
100 ml air es
½ sdt garam

Taburan:

1 lbr nori, potong ukuran ½ x 5 cm
cabai bubuk

Pelengkap:

soya sauce
cabai merah bubuk

Cara membuat:

1. Didihkan 1 ltr air bersama jahe, bawang putih dan dashi. Angkat saring. Jerang kembali tambahkan dark soya sauce, mirin, dan lada. Didihkan, angkat, sisihkan.
2. Adonan Tempura: campur tepung dan garam bersama air sedikit demi sedikit hingga tercampur rata.
3. Lumuri udang, bawang bombai, terung, dan bayam dengan adonan tempura. Goreng dalam minyak panas, hingga matang dan berwarna kuning keemasan. Angkat, tiriskan.
4. Penyajian: taruh udon dalam mangkuk saji, siram kuah panas, tambahkan tempura, taburi nori dan daun bawang. Sajikan segera.

Untuk 6 orang

Tips:

Udon: mie khas jepang terbuat dari tepung terigu. Tersedia dalam bentuk silinder dan pipih (Kishimen Udon) juga tersedia dalam bentuk basah mirip kwetiau.
Dashi: kaldu bubuk siap pakai khas Jepang. Berbahan dasar rumput laut Jepang dan remah ikan bonita
Mirin: arak beras yang bercita rasa manis, berbentuk cair putih kekuningan dan beraroma tajam.

read more